Unite Revolution Slider

Duta Literasi SMA LTI IGM, Lahirkan Generasi Literat di Abad 21

24WhatsApp Image 2019-09-12 at 11.16.26

Sekolah Menengah Atas (SMA) LTI Indo Global Mandiri (IGM) Palembang terus melakukan terobosan dalam pengembangan dunia pendidikan.

Salah satunya dengan pemilihan Duta Literasi yang nantinya, siswa yang terpilih dalam seleksi menjadi ikon sekolah serta menjadi utusan SMA LTI IGM untuk menyukseskan semua program program literasi di sekolah.

Dalam momen tersebut, Muhammad Pandu, siswa kelas XI IPA 3 didapuk sebagai Duta Literasi SMA LTI IGM 2019. Untuk mendukung program kerja Pandu sebagai Duta Literasi, siswa yang telah masuk seleksi juga bergabubg menjadi tim literasi sekolah yang berjumlah 21 siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sekaligus Ketua Tim Literasi SMA LTI IGM, Muntaz, S.Pd menyebut jika proses pemilihan Duta Literasi ini dilakukan dengan memilih perwakilan di masing masing kelas. Lalu, perwakilan tersebut, diwajibkan mengikuti serangkaian tes tertulis, membuat esai dengan judul "andai aku menjadi duta literasi sekolah".

"Untuk tahap akhir, harus melalui tes wawancara dan esai di hadapan juri seleksi," katanya kepada IGMTVnews.com, Kamis (12/9/2019).

Menurut Muntaz, program Duta Literasi ini digagas agar siswa dapat mengenal baik dunia literasi terutama menggiatkan siswa untuk kembali gemar membaca dan menulis. "Kita ingin menciptakan generasi-generasi literat di abad 21," tegasnya.

Sementara, Duta Literasi SMA LTI IGM 2019, Muhammad Pandu menyebut, dirinya bersama tim akan segera bergerak cepat melaksanakan program program yang ada.

Mulai dari pengembangan pojok baca; kegiatan membaca setiap hari 15 menit; Jumat membaca dan siswa mempresentasikan hasil bacaannya; festival literasi tiap bulan; lomba antar kelas tentang literasi; pembuatan majalah sekolah; pembentukan tim wartawan remaja untuk siswa SMA LTI IGM.

"Selain itu, kita juga mengkampanyekan literasi baik dalam dan luar sekolah,  seminar jurnalistik untuk siswa dan kepenulisan lainnya, program kunjungan wajib ke perpustakaan bagi siswa, posterisasi sekolah, pemanfaatan media sosial untuk kampanye dunia literasi, lomba inovasi kelas untuk mengoptimalkan majalah dinding kelas, dan pembuatan pohon literasi," paparnya. (andhiko ta)

 

Sekolah Menengah Atas (SMA) LTI Indo Global Mandiri (IGM) Palembang terus melakukan terobosan dalam pengembangan dunia pendidikan.

Salah satunya dengan pemilihan Duta Literasi yang nantinya, siswa yang terpilih dalam seleksi menjadi ikon sekolah serta menjadi utusan SMA LTI IGM untuk menyukseskan semua program program literasi di sekolah.

Dalam momen tersebut, Muhammad Pandu, siswa kelas XI IPA 3 didapuk sebagai Duta Literasi SMA LTI IGM 2019. Untuk mendukung program kerja Pandu sebagai Duta Literasi, siswa yang telah masuk seleksi juga bergabubg menjadi tim literasi sekolah yang berjumlah 21 siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sekaligus Ketua Tim Literasi SMA LTI IGM, Muntaz, S.Pd menyebut jika proses pemilihan Duta Literasi ini dilakukan dengan memilih perwakilan di masing masing kelas. Lalu, perwakilan tersebut, diwajibkan mengikuti serangkaian tes tertulis, membuat esai dengan judul "andai aku menjadi duta literasi sekolah".

"Untuk tahap akhir, harus melalui tes wawancara dan esai di hadapan juri seleksi," katanya kepada IGMTVnews.com, Kamis (12/9/2019).

Menurut Muntaz, program Duta Literasi ini digagas agar siswa dapat mengenal baik dunia literasi terutama menggiatkan siswa untuk kembali gemar membaca dan menulis. "Kita ingin menciptakan generasi-generasi literat di abad 21," tegasnya.

Sementara, Duta Literasi SMA LTI IGM 2019, Muhammad Pandu menyebut, dirinya bersama tim akan segera bergerak cepat melaksanakan program program yang ada.

Mulai dari pengembangan pojok baca; kegiatan membaca setiap hari 15 menit; Jumat membaca dan siswa mempresentasikan hasil bacaannya; festival literasi tiap bulan; lomba antar kelas tentang literasi; pembuatan majalah sekolah; pembentukan tim wartawan remaja untuk siswa SMA LTI IGM.

"Selain itu, kita juga mengkampanyekan literasi baik dalam dan luar sekolah,  seminar jurnalistik untuk siswa dan kepenulisan lainnya, program kunjungan wajib ke perpustakaan bagi siswa, posterisasi sekolah, pemanfaatan media sosial untuk kampanye dunia literasi, lomba inovasi kelas untuk mengoptimalkan majalah dinding kelas, dan pembuatan pohon literasi," paparnya. (andhiko ta)

 

Galeri Foto

Testimonials