Unite Revolution Slider

SMA LTI IGM juara mading Revolusi Industri 4.0

43mading sma ok

Siswa SMALTI Indo Global Mandiri (IGM), Natasya Shasykirana Mahendra, Pandu dan Adelia, berhasil meraih juara lomba Majalah Dinding (mading) bertajuk Al Furqon Fantasitic Competition (AFC) yang di gelar di SMAIT Al Furqon Palembang dari tanggal 10 hingga 13 Oktober 2019. Natasya Shasykirana Mahendra, selaku ketua tim Mading SMALTI IGM mengatakan, terasa sangat sulit mencapai hasil maksimal di event ini, terlebih semua peserta sudah sangat siap dan memiliki bekal yang maksimal dari sekolahnya masing masing.

“Alhamdulillah, dengan semangat dan ilmu yang kita pelajari di sekolah, kita mampu bersaing dengan peserta lain, bahkan kita mampu meraih juara harapan III dalam event AFC tersebut.” Ujarnya.

Ditambahkanya, mading yang diperlombakan mengambil tema Evolusi Indutri 4.0, dimana dalam tema ini kita dituntut peka terhadap perubahan zaman dan teknologi.

“Mading yang kita angkat menggambarkan beragam cara dalam pemanfaatan teknologi cyber, dalam hal ini lebih ke arah pengembangan aplikasi menggunkan handphone yang bisa di manfaatkan untuk kebutuhan sehari hari dalam membantu mobilitas manusia itu sendiri.” Jelasnya.

Kepala Sekolah SMAIT Al Furqon yang menjabat sebagai ketua pelaksana event tersebut, Mahyudi, M.Pd.I mengakui jika dirinya kagum dengan aneka hasil karya mading dari berbagai peserta. Menurutnya pesan yang disampaikan semua peserta dalam menghadapi revolusi Era 4.0 sangat terkosep rapi dengan balutan kreativ dan inovatif.

Dijelaskanya, ini salah satu event yang cukup besar, pesertanya teracatat ada sekitar 15000-an peserta yang tersebar dari sekolah sekolah negeri maupun swasta di delapan Kabupaten dan Kota yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Dalam event ini kami sengaja mengajak seluruh pelajar, khusunya yang ada di Sumaetra selatan, agar pelajar itu harus “melek” teknologi, mari kita mulai bergerak bersama, menghadapi era revlosusi industru 4.0, karena ditangan generasi muda inilah, teknologi bisa terus dikembangkan.” jelasnya.

Ditambahkanya lagi, untuk menghadapi era revolusi industri 4.0, diperlukan pendidikan yang dapat membentuk generasi kreatif, inovatif, serta kompetitif. Hal tersebut salah satunya dapat dicapai dengan cara mengoptimalisasi penggunaan teknologi sebagai alat bantu pendidikan yang diharapkan mampu menghasilkan output yang dapat mengikuti atau mengubah zaman menjadi lebih baik. 

Galeri Foto

Testimonials