WhatsApp Image 2017-10-31 at 10.01.06

Sabtu, 21 Oktober 2017 , pukul 07.00, siswa-siswa SMA LTI IGM dengan menggunakan seragam pramuka yang lengkap telah tiba dan berkumpul di Camp LANUD AU, Talang Betutu, Palembang, mereka akan mengikuti kegiatan perkemahan Sabtu Minggu. Berkemah memang memiliki arti tersendiri bagi mereka, dan akan membawa berjuta kesan, baik kesan menggembirakan, menyedihkan dan bahkan mengharukan berkecamuk menjadi satu dalam kenangan yang tak terlupakan.

            Kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI) SMA LTI IGM tahun ini  , diikuti oleh seluruh siswa, baik kelas X, XI, dan XII. Persami 2017 ini mengusung  tema “Dengan Persami kita menuju generasi yang mandiri, bertanggung jawab, beretika, dan cinta lingkungan”. Persami ini sebagai agenda tahunan dari kesiswaan, juga kegiatan ekstrakurikuler wajib kepramukaan yang banyak peminatnya di SMA LTI IGM.  

            Kegiatan Persami ini dibuka langsung oleh kepala sekolah, H. Hadiwijaya, S.Pd. sekaligus sebagai Pembina upacara pembukaan Persami 2017. “ Kegiatan persami yang bernuansa kepramukaan ini merupakan wadah mempersiapkan generasi muda yang cakap mental, terampil, bermoral, berahklak mulia.” ungkap Bapak H. Hadiwijaya, S.Pd. Mengingat bermanfaatnya kegiatan persami ini hendaknya mendapat dukungan sepenuhnya dari para orang tua, karena pada dasarnya sasarannya adalah pembinaan generasi muda yang memiliki sifat kemandirian, tangguh dan berkarakter, tambah H. Hadiwijaya, S.Pd.

            Kegiatan Perkemahaan Sabtu -Minggu (Persami) ini  diisi dengan berbagai kegiatan yang penuh inovatif, kreatif dan inisiatif. Kegiatan ini juga didukung dengan perbekalan yang cukup guna memperlancar proses kegiatan dan menimbulkan spirit atau menumbuhkan moril bagi para siswa,  sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

            Wajah yang tampak gembira dan penuh semangat tergambar jelas dari siswa-siswi SMA LTI IGM. Usai upacara pembukaan, mulailah anak-anak bergabung dengan kelompoknya masing-masing untuk mendirikan tenda, dan mengatur barang- barang yang mereka bawa agar tertata rapi. Kebersamaan dan kemandirian memang dituntut dalam kegiatan Persami ini. Setelah isoma anak-anak hiking mengelilingi LANUD diiringi dengan beberapa games yang harus mereka ikuti. Games-games yang sudah disediakan oleh kakak pembina pramuka mulai dilaksanakan, dari menebak huruf, menebak kata sandi dengan model permainan menjumlahkan sebuah kubus jika ditambahkan bagian atas, bawah, depan, belakang jumlahnya sama 15, tantangan mencari nama Pahlawan Mochammad Husein Thamrin di sekitar LANUD, teka-teki mencari nama pahlawan di uang seratus rupiah, Ishoma, games mempelajari semaphore , menentukan kerja sama tim, memindahan karet melalui sedotan, memindahkan kelereng pakai kertas yang digulung, meniup balon, berjalan dengan mengepit balon, pengisian SKU baris berbaris , ikat tali, dan yel-yel yang ditampilkan oleh tiap kelompok.

WhatsApp Image 2017-10-31 at 10.01.07

 

            Pukul 21.00 WIB anak-anak sudah siap berbaris mengelilingi api ungun, Kalau kegiatan berkemah tanpa api unggun  sepertinya kurang afdol.  Pukul 1 malam, angin berhembus kencang sekali, suasana dingin mulai mewarnai, cuaca malam itu kurang mendukung, angin yang begitu kencang menerpa laksana seekor naga yang sedang mengamuk  hendak merobohkan tenda-tenda Persami. Hujan yang turun dengan derasnya membuat para siswa Persami harus keluar dari tenda mereka dan berteduh di   area LANUD. Suasana yang dingin namun menyenangkan bagi peserta Persami.

            Minggu pagi, pukul 08.00, saatnya anak-anak  bersiap-siap untuk beres-beres pulang ke rumah masing-masing. Mereka diingatkan oleh para guru dan panitia agar jangan sampai ada barang yang ketinggalan. Selamat tinggal Persami tahun 2017 terima kasih telah memberikan kami kenangan, semoga kita bertemu lagi dalam Persami 2018.

Galeri Foto

Testimonials